Minggu, 31 Maret 2013

Luka adalah rusaknya jaringan lunak baik di dalam maupun luar bagian tubuh. Luka paling jelas terjadi pada kulit. Luka dapat di kelompokkan menjadi dua, yaitu :
  1. Luka terbuka => Umumnya kerusakan jaringan lunak ini darah keluar dari pembuluh darah sehingga terjadi pendarahan. Luka terbuka terjadi bila kulit rusak dan terlihatnya darah, contohnya luka lecet, luka robek, luka tusuk, amputasi.
  2. Luka tertutup => Apabila darah tidak terlihat, contohnya memar, benjol, remuk
Bila ada luka yang berdarah, sebaiknya luka dibersihkan dengan antiseptik kemudian di tutup. Penutup luka ini penting karena mempunyai fungsi membantu menghentikan perdarahan, mencegah kuman masuk ke dalam luka.Alat - alat yang digunakan untuk menutup luka yaitu :
  1. Kasa steril
  2. Penutup kain kasa
  3. Penutup berperekat
  4. Penutup buatan sendiri
Agar penutup luka tidak terlepas, maka gunakan pembaluk luka untuk menahannya. Kegunaan pembalut untuk membantu menghentikan perdarahan, fungsinya :
  • Penekan untuk menghentikan perdarahan
  • Mempertahankan penutup luka pada tempatnya
  • Menjadi penopang bagian tubuh yang cedera
Beberapa contoh pembalut luka sebagai berikut :
  1. Pembalut gulung (perban)
  2. Pembalut segitiga (mitela)
  3. Pembalut rekat (plester)
Pedoman Dalam Menutup dan Membalut Luka
Penutupan Luka
  • Penutup luka harus meliputi seluruh permukaan luka
  • Bersihkan luka sebelum ditutup
Pembalutan Luka
  • Jangan membalut terlalu kencang dan longgar
  • Jangan biarkan ujung sisa pembalut terurai
  • Khusus pada anggota gerak pembalutan dilakukan dari bawah ke atas 
  • Lakukan pembalutan dalam posisi yang diinginkan
Sebelum melakukan penanganan, kita pastikan dulu jenis lukanya. Apakah terbuka atau tertutup. Jika luka terbuka, penanganan yang dilakukan yaitu :
  1. Pastikan daerah luka terlihat
  2. Bersihkan daerah sekitar luka
  3. Cegah terjadinya infeksi
  4. Lakukan penutupan luka dan pembalutan
  5. Baringkan korban
  6. Tenangkan korban
  7. Rujuk ke fasilitas kesehatan
Untuk luka tertutup, khususnya memar penanganannya yaitu :
  • Beri kompres dingin pada memar
  • Tekan memar dengan menggunakan kompres dingin
  • Bila terjadi pada alat gerak, maka tinggikan lebih tinggi dari jantung.